Siklus “Hidup” Nama Domain

Nama Domain Indonesia yang berekstensi .id sendiri sama seperti pada Nama Domain yang lainnya harus melalui empat fase penerbitan Nama Domain. Terdapat empat fase penerbitan Nama Domain, yaitu fase Grandfather, fase Sunrise, fase Landrush dan fase General Availability. Fase Sunrise artinya hanya pemegang merek tertentu, pada umumnya pemilik Merek Terkenal yang boleh mendaftar Nama Domain untuk kepentingan bisnis supaya tidak didaftarkan oleh pihak lain yang tidak memiliki hak dan tidak beritikad baik. Fase Grandfather artinya hanya pihak tertentu yang boleh mendaftarkan Nama Domain seperti registrar Nama Domain dan pihak-pihak lain yang memiliki korespondensi dengan suatu Nama Domain. Fase Landrush artinya hanya pihak berkepentingan tertentu yang boleh mendaftarkan Nama Domain seperti institusi pemerintah dan pihak lain yang tidak sempat mendaftarkan Nama Domain pada fase Sunrise dan pada fase Grandfather. Sedangkan General Availability berarti Nama Domain tersebut telah siap didaftarkan oleh masyarakat secara umum dan luas.[1]

Nama Domain Indonesia yang berkestensi .id memasuki fase Sunrise selama tiga bulan, yang mana periodenya terhitung sejak tanggal 20 Januari 2014 hingga 17 April 2014. Dalam fase ini, beberapa Merek dari Indonesia memiliki kesempatan untuk mendaftarkan Nama Domainnya dengan akhiran .id. Kemudian, dilanjutkan pada fase Grandfather  yang periodenya terhitung sejak tanggal 21 April 2014 hingga 13 Juni 2014. Beberapa pihak yang institusinya berkaitan dengan domain .id diberi kesempatan untuk mendaftarkan Nama Domainnya. Dan fase terakhir yang dilalui oleh Nama Domain Indonesia sebelum diluncurkan ke publik adalah fase Landrush  dengan periode yang terhitung sejak tanggak 16 Juni 2014 hingga 15 Agustus 2014. Pada fase ini, diberikan kesempatan kepada pihak yang berkorespondensi dan lembaga pemerintahan yang belum sempat mendaftarkan Nama Domainnya pada fase Sunrise  dan pada fase Landrush.[2] Apabila dalam fase tersebut terdapat dua atau lebih pihak yang merasa memiliki korespondensi dengan Nama Domain dan ingin mendaftar dengan Nama Domain yang sama, maka PANDI akan melakukan lelang.[3]

Leave a Comment